DANDIM 0711/PEMALANG MERESMIKAN BALAI PERTEMUAN KORAMIL 03/PETARUKAN

         Kodim 0711/Pml (11/11)., Dandim 0711/Pml Letkol Inf Edy Supriyad,i S.S. M.M. M Tr (Han) menghadiri acara selamatan dan tasyakuran atas berdirinya Balai pertemuan Koramil 03/Petarukan, bertempat di Makoramil 03/Petarukan, pada Jum’at (10/11) pukul 15.30 / 17.00 wib yang di ikuti kurang lebih 45 orang. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dan ramil 03/Petarukan Kapten Inf Muslih, KH Muwahidin Toga Kec Petarukan, KH Muhammad Pengasuh Ponpes Daarul Mutaalimin Dusuh Keboijo Kel/Kec Petarukan, Kapolsek Petarukan AKP AMIN  Meszi, SH MH beserta anggota Polsek, Ibu Persit Koramil 03/Petarukan.

           Dalam Sambutan Kpt Inf Muslih Danramil 03/Petarukan Mengucapkan terima kasih kpd bpk Dandim dan kpd masyatakat yg telah berkenan hadir pada acara ini , kepada Masyarakat dan Tokoh agama juga diucapkan terima kasih atas partisipasinya sehingga Balai Pertemuan Koramil 03/Petarukan dapat berdiri dan terwujud megah seperti ini , terima kasih juga kepada Anggota Koramil 03/Petarukan yang mendedikasikan tenaga,pikiran dan waktunya sehingga hari ini bertepatan dengan hari Pahlawan tanggal 10 Nopember 2017 bangunan ini dapat digunakan untuk pertemuan Anggota Koramil 03/Petarukan.

       Pada kesempatan itu juga Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf Edy Supriyad,i S.S. M.M. Mtr ( Han) menyampaikan ucapkan terimakasih kepada semua pihak baik anggota Koramil 03/Petarukan, masyarakat dan para tamu undangan dari toga maupun tomas. Setelah ini aula dapat digunakan oleh siapa saja bukan hanya oleh anggota Koramil saja. Jagalah dan rawat bangunan ini agar awet.

      Dalam Tausiyah KH Muwahidin mengucapkan terimakasih kepada TNI yang setia merawat Kebhinekaan ,TNI bersama NU,  MUHAMMADIYAH dan LDI siap mengawal dan mempertahankan idiologi negara yaitu Pancasila dari idiologi lain. Saat diadakan pemutaran film  G30 S PKI oleh TNI banyak nada penolakan,  akan tetap jalan terus agar generasi muda kita mengetahui sejarah bahwa PKI pernah melakukan pemberontakan sampai tiga kali dengan tujuan untuk menggulingkan pemerintahan yang sah dan ingin mengganti idiologi Pancasila menjadi idiologi komunis .